
Terdengar laporan di Bloomberg (17/12) bahwa Apple baru saja menghentikan penjualan onlinenya di Rusia. Fluktuasi ekstrim yang terjadi mengharuskan Apple bertindak cepat.
Pasang surut kurs mata uang rubel di Rusia serta ditambah dengan besarnya kenaikan suku bunga oleh bank sentral negara setempat menyebabkan perusahaan raksasa yang berdiri di Cupertino tersebut kembali meninjau harganya.
Juru bicara Apple meminta maaf kepada seluruh pelanggannya di Rusia atas situasi tidak nyaman yang sedang berlangsung itu. Namun, perusahaan itu menganalisis bahwa langkah yang dilakukan Apple merupakan langkah yang bijaksana.
via gsmarena
[ 0 komentar ]
Posting Komentar