Kabar terbaru yang berhembus mengungkap bahwa saat ini Google Glass telah banyak kehilangan developer yang berkomitmen mengembangkan software untuk perangkat wearable tersebut. Mungkin karena hal inilah Google langsung mempersiapkan generasi kedua perangkat tersebut.
Generasi pertama Google Glass diketahui ditenagai oleh chipset Texas Instruments, namun chipset untuk generasi berikutnya akan menggunakan Intel. Chipset baru ini dipercaya akan memakan daya yang lebih rendah yang berimbas pada ketahanan baterai. Menurut analis Teardown.com perangkat wearable seperti Glass memang membutuhkan prosesor berdaya rendah mengingat baterai perangkat bentuknya amat terbatas. Bagaimana menurut anda?
sumber : teknoup.com

[ 0 komentar ]
Posting Komentar